Cara Memutihkan Gigi Perokok

Apakah pasta gigi dengan pemutih dapat memutihkan gigi, khususnya lagi untuk para perokok? Orang yang termasuk perokok lama atau sejak muda umumnya memiliki gigi dengan warna kekuningan walaupun sudah disikat setiap harinya. Apakah ada metode khusus yang dapat dilakukan untuk memutihkan gigi semacam itu dan apakah gigi dapat menjadi putih kembali seperti sebelum merokok?

Perlu diketahui bahwa pewarnaan yang terjadi pada gigi umumnya disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor ekstrinsik seperti dari makanan, minuman, plak gigi dan faktor intrinsik baik dari antibiotik tetracycline, fluorosis, umur, merokok, tambalan gigi, karies gigi.

Cara Memutihkan Gigi Perokok

Menurut drg Eri Wishwa Dewi, SpKG, perwarnaan gigi yang disebabkan oleh faktor ekstrinsik lebih mudah diatasi dengan dilakukan tindakan scaling yaitu mengangkat karang gigi dan stain (pewarnaan coklat-coklat) pada gig-gigi, dimana gigi-gigi akan kembali ke warna semula.

“Namun pada perwarnaan gigi yang disebabkan oleh faktor intrinsik lebih sulit diatasi. Tindakan yang dapat dilakukan adalah bleaching (pemutihan) gigi,” kata dokter Spesialis Gigi & Mulut Rumah Sakit JIH Yogyakarta ini.

Bahkan, katanya, pada kelainan yang sangat berat (gigi berwarna abu-abu, terdapat garis melintang di deretan gigi) tidak bisa diatasi dengan hanya melakukan bleaching (pemutihan) gigi, namun dapat dikombinasi dengan perawatan lain (misal : tumpatan komposit, veneer porselin).

Istilah bleaching sebenernya lebih dikenal dengan tooth whitening. Tooth whitening dapat dilakukan pada gigi-gigi vital (sehat) dan non vital. Pada perawatan vital thooth whitening gigi-gigi yang diputihkan pada rahang atas dan bawah sebatas garis senyum. Sedangkan pada non vital tooth whitening biasanya hanya terjadi pada satu atau dua gigi saja.

Pada kasus tertentu bila terdapat warna kecoklatan atau kehitaman pada gigi, maka dapat dilakukan scaling gigi. Tetapi bila ingin warna yang kekuningan menjadi lebih putih harus dilakukan tooth whitening. Perawatan tooth whitening dapat dilakukan satu kali atau lebih, tergantung tingkat keparahan dan faktor penyebabnya.

Di pasaran terdapat beberapa pasta gigi yang mengandung bahan pemutih gigi, dimana Ibu dewi dapat membaca kandungannya, misal hydrogen peroxide, calcium peroxide, sodium percarbonate, carbamide peroxide atau enzim ( bromain dan papain)

Pasta-pasta gigi tersebut bisa digunakan tetapi karena kandungan bahan aktifnya kecil tentu saja hasil yang diperoleh tidak semaksimal bila dilakukan tooth whitening. Penggunaan pasta gigi dengan bahan-bahan tersebut harus dihentikan bila terasa linu-linu pada gigi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s